Ilustrasi : ini quran pelangi yang juga jadi hadiah hatam IQRA Saya ibu dari dua orang anak. Anak pertama berusia 5 tahun dan yang kedu...

Cara Mengajari Anak Membaca Al-Quran

By 23.19 ,

Ilustrasi : ini quran pelangi yang juga jadi hadiah hatam IQRA

Saya ibu dari dua orang anak. Anak pertama berusia 5 tahun dan yang kedua 1 tahun. Saat itu saya izin suami untuk mendaftarkan anak pertama saya mengaji di tpa dekat rumah. Akan tetapi suami tiba-tiba saja berujar yang intinya sebaiknya anak kami diajar mengaji pertama kali oleh orang tuanya sendiri. Alasannya pahala mengajari anak mengaji itu akan mengalir terus ketika anak menggunakan ilmu mengaji yang kita ajarkan, ketika dia mengajarkannya pada orang lain. Semoga Alloh senantiasa memberkahi keluarga dan anak cucu keturunan kami dan juga temans semua yah.

Mungkin suami berfikir demikian karena waktu beliau kecil memang belajar mengajinya langsung dari ayahnya. Sedangkan saya, dulu mengaji sore hingga maghrib sepulang dari madrosah siang hari. Ayah beliau bekerja sebagai wiraswasta di rumah sedang ayah saya pegawai kantor. Nah, saat ini saya bekerja dirumah sedang suami bekerja di kantor. Jadi urusan belajar anak-anak lebih sering saya yang meng-handle.

Tiap keluarga pasti punya keinginan dan kemampuan masing-masing. Mengaji di tpa juga dianjurkan yah teman dan pahalanya juga pasti dapat kok. Kalau saya pernah dengar, kan saat anak dititipkan di tpa untuk belajar mengaji kita tidak mungkin menyerahkan begitu saja. Kita pasti ingin "nyangoni" gurunya, entah nanti digunakan untuk keperluan tpa dsb agar hati kita marem. "Sangu" ini lho yang nanti jadi tabungan kita di akhirat.

Beda belajar di tpa dengan belajar di rumah adalah waktu yang fleksible sehingga bisa lebih cepat atau malah sangat lambat. Tergantung kesungguhan hati kita yang mengajar anak ini.

Singkat cerita dengan berat hati, karena merasa sudah cukup sibuk dengan adiknya. Saya pun mencobanya. Saya memulainya dengan mengaji IQRA dan hasilnya memang bikin snewen. Ternyata tidak mudah. Anak saya kalau diminta melafalkan huruf hijaiyah fersi tanpa harakat dia hafal, ini berjuang untuk mengajarkannya membaca dengan harakat. Masyaalloh yah 😂

Nah, untuk membuat anak rajin belajar membaca Al-Quran ini maka kita sendiri yang mengajar juga harus rajin cari waktu buat belajar. Kalau saya, karena memang masih dengan adiknya yang masih balita, jadi benar-benar memanfaatkan waktu saat adiknya tidur. Bahkan ketika adiknya terbangun saya ngajari kakaknya sambil ngemong. Alhasil IQRA kakaknya sampai bodol-bodol ditarik, diemut, dirobek adiknya.

Awal mengajari anak mengaji, adalah anak ga bisa sedikit - suara emaknya meninggi bahkan urat-urat keluar. Apalagi kalau adiknya pas rewel juga. Cocok wis. Marah-marahlah kita. Alhamdulillah saat itu ada ibunda saya tercinta yang tahu saya lagi marahin anak, lalu beliau bilang kamu itu memang bukan guru ngaji yaudah anakmu dingajikan sana aja.

Wah ini, saya makin marah tapi tak simpen takut dosa. Tapi juga tak pikir-pikir ada benarnya kata ibunda tercinta. Lha saya memang bukan guru ngaji, cuma ibu-ibu yang kepengen anaknya bisa ngaji melalui dirinya sendiri. Sik-sik, kalau guru ngaji bisa, kenapa saya engga. Kalau guru ngaji sabar, saya harus sabar.

Akhirnya saya punya target pokoknya harus bisa ngajari anak saya sendiri entah gimana caranya sambil terus doa sama Alloh. Alhamdulillah dikasih penerangan sama Alloh melalui metode flashcard.

Esoknya saya coba menggunakan flashcard huruf hijaiyah, bisa bikin sendiri kok. Tinggal gunting kertas sebanyak 29 lembar kotak ukuran flashcard dan ditulis huruf hijaiyah harakat fathah dengan spidol warna-warni. Iya, akhirnya saya menggunakan flashcard dan alhamdulillah dia lebih cepat hafal. Tentu awalnya dengan jumlah kartu yang sedikit, 2 atau 3 kartu diulang.

Setelah dia hafal semua huruf hijaiyah harakat fathah, saya langsung kembali ke buku IQRA dan subhanalloh itu lancar banget sudah bacanya. Dan sampai di harakat kasroh, dhomah, fathatain, kasrotain, dhomatain saya menggunakan flashcard juga dong sebelum masuk ke IQRA. Alhamdulillah lancar jaya.

Selain itu saya juga beri reward buat anak. Kalau saya kebetulan saat dia bisa baca buku IQRA 2 halaman saya kasih lihat video kartun di youtube, karena di rumah saya mulai membatasi dia menonton televisi. Terserah sih kalau reward, kita bisa lihat kesukaan anak. Tapi ingat yah, kesepakatan reward dengan anak harus ditepati. Kalo enggak siap-siap ditanyai anak seumur hidup.hahaha..

Dia pun ketagihan biar bisa dapat 2 halaman itu. Tapi kita juga mesti lihat tingkat kesulitan bacaan di IQRA kalau mudah bisa kita tambahi target jadi 3-4 halaman kalau sulit ya dikurangi. Kasian, kan masih anak-anak, anak sendiri lagi. Tapi jangan jadikan alasan karena anak sendiri terus belajarnya sering absen yah. JANGAN. It's a big NO. Justru ini tantangannya, anak kalau diajari orang tua sendiri itu banyakan ngalemnya, banyakan alasannya. Kita musti ingat tujuan awal biar semangat nih.

Yang paling penting kalau menurut IQRA itu sendiri sih, kalau sekali baca sudah bisa sudah langsung lanjut ke bacaan berikutnya gak usah diulang-ulang. Karena nanti anak malah bosen. Lagian nanti di halaman berikutnya biasanya ada kata-kata yang memang pengulangan untuk memantapkan bacaan anak. Yah kita ikuti arahan di buku IQRA lah biar aman. Insyaalloh IQRA ini sudah terbukti telah digunakan anak-anak Indonesia dari dulu hingga kini.

Dan tentu anak dikasih bocoran, kalau nanti IQRA sudah khatam mau hadiah apa nih? Jadi dia makin semangat tuh belajarnya. Alhamdulillah saya membutuhkan waktu 4-5 bulan untuk mengajar IQRA ini. Doakan diberkahi Alloh ya temans.

Ok segitu dulu yah sharing cara mengajari anak membaca Al-Quran yang startnya dari buku IQRA. Boleh kok saling sharing dikolom komen. Tetap semangat. Bismillah..








You Might Also Like

3 komentar

  1. Anak kedua kita seumur ternyata ya..aku pertama ngajari Ais Iqro pas 4,5 tahun, pas 6 thn udh iqro 4, tp pas tak daftarin TPA diulang Iqro 1 lg, ya gpp lah, biar mantep

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mak dib, fafa unda undi sama anakku nomer dua.hehe.. Dekne 1,5tahun saiki.
      Tenang wae mak, aq mbiyen yo ket khatam iqra kelas 3sd asline wis lanyah baca quran, sangking gurune diulang2 wae.hihi

      Hapus
  2. KABAR BAIK!!!

    Nama saya Lady Mia, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman agar sangat berhati-hati, karena ada penipuan di mana-mana, mereka akan mengirim dokumen perjanjian palsu kepada Anda dan mereka akan mengatakan tidak ada pembayaran di muka, tetapi mereka adalah penipu , karena mereka kemudian akan meminta pembayaran biaya lisensi dan biaya transfer, jadi berhati-hatilah terhadap Perusahaan Pinjaman yang curang itu.

    Perusahaan pinjaman yang nyata dan sah, tidak akan menuntut pembayaran konstan dan mereka tidak akan menunda pemrosesan transfer pinjaman, jadi harap bijak.

    Beberapa bulan yang lalu saya tegang secara finansial dan putus asa, saya telah ditipu oleh beberapa pemberi pinjaman online, saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan menggunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman yang sangat andal bernama Ms. Cynthia, yang meminjamkan saya pinjaman tanpa jaminan sebesar Rp800,000,000 (800 juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa konstan pembayaran atau tekanan dan tingkat bunga hanya 2%.

    Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya terapkan dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.

    Karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik jika dia membantu saya dengan pinjaman, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman dengan mudah tanpa stres atau penipuan

    Jadi, jika Anda memerlukan pinjaman apa pun, silakan hubungi dia melalui email nyata: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan atas karunia Allah, ia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda mematuhi perintahnya.

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: ladymia383@gmail.com dan Sety yang memperkenalkan dan memberi tahu saya tentang Ibu Cynthia, ini emailnya: arissetymin@gmail.com

    Yang akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran cicilan pinjaman saya yang akan saya kirim langsung ke rekening perusahaan setiap bulan.

    Sepatah kata cukup untuk orang bijak.

    BalasHapus