Temulawak Solusi untuk Menjaga Fungsi Hati dan Pencernaan (dok.pribadi) Kodok ngorek, Kodok ngorek, Ngorek pinggir kali Teot teblung, T...

Temulawak Solusi untuk Menjaga Fungsi Hati dan Pencernaan

By 23.09 , , , , ,

Temulawak Solusi untuk Menjaga Fungsi Hati dan Pencernaan (dok.pribadi)
Kodok ngorek, Kodok ngorek, Ngorek pinggir kali
Teot teblung, Teot teblung, Teot teot teblung..
Bocah Nakal, Bocah Nakal, Njaluk Dijamoni
Temulawak, Temulawak, Temulawak Pait.. (Lagu Dolanan Jaman Dulu)

Kalau sobat blogger tinggal di Jawa dan masih angkatan 90'an dan di atasnya, saya fikir masih pernah mendengar lirik lagu Kodok Ngorek di atas yah?! Anak-anak dulu kalo gak mau makan malah takut dijamoni alias diobati pakai jamu temulawak yang konon katanya super pahit. Padahal anak-anak khan sukanya yang manis-manis macam permen dan es krim. Jaman sekarang sih, anak gak mau makan biasa disebut picky eater yang bundanya akan sibuk mencari referensi di internet bagaimana mengatasi anak picky eater alias susah makan. Akan tetapi masih banyak juga para bunda yang mengandalkan sari temulawak untuk meningkatkan nafsu makan anak-anaknya. Tentu saja karena temulawak merupakan warisan turun-temurun Bangsa Indonesia ini.
Embok-Embok Jamu Gendong (sumber:wikipediajamu)
Temulawak pun cukup mudah ditemui, utamanya dipasar-pasar tradisional. Penjual bumbu masakan biasanya juga menjual rempah-rempah asli Indonesia atau biasa disebut Empon-empon seperti Temulawak, Kunyit, Laos, Kencur, dan sebagainya. Bagi masyarakat yang suka mengonsumsi jamu Empon-empon/ rempah-rempah pun jika mau lebih praktis, bisa berlangganan pada Embok-embok Jamu Gendong yang menjual beragam racikan jamu segar siap minum dengan harga sangat terjangkau. Alhamdulillah, bersyukur sekali tinggal di Indonesia yang masih kaya akan warisan nenek moyang yang terjaga.

Sobat sudah tahu belum, bahwa temulawak merupakan tanaman asli Indonesia lho! Nama latinnya Curcuma xanthorrhiza Roxb yang di Luar negeri biasa disebut Java ginger/ Javanese ginger/ Javanese turmeric. Temulawak ini adalah tumbuhan obat yang tergolong dalam suku temu-temuan (family Zingiberaceae). Temulawak ini tumbuh di pulau Jawa, Bali, dan Maluku. Saat ini pun sebagian besar budidayanya tidak hanya di Indonesia, namun juga di Malaysia, Thailand, Filipina dan beberapa di India.

Temulawak ini merupakan sebutan di daerah Jawa, sedangan di daerah Sunda biasa disebut koneng gede dan di Madura disebut sebagai temo labak. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian 5 m hingga 1500 m di atas permukaan laut dan tumbuh liar di bawah naungan di hutan jati, di tanah yang kering dan di padang alang-alang, ditanam atau tumbuh liar di tegalan. Untuk mendapatkan tanaman temulawak yang bagus, perlu ditanam di tanah yang subur dan baik tata pengairannya.

#Klasifikasi dan Morfologi Temulawak

Klasifikasi Ilmiah
Division (Division) : Angiospermae/Magnoliophyta
Kelas (Class) : Monocotyledonae/Liliopsida
Bangsa/Ordo (Order) : Zingiberales
Suku (Family) : Zingiberaceae
Marga (Genus) : Curcuma
Jenis (Species) : Curcuma xanthorrhiza Roxb
Pohon Temulawak (sumber: Bibitbunga)
Morfologi
Temulawak merupakan tanaman terna berbatang semu setinggi kurang lebih 2 m, berwarna hijau atau coklat gelap. Akar rimpang terbentuk dengan sempurna dan bercabang kuat, berwarna hijau gelap. Rimpang memiliki ukuran besar dan tumbuh bercabang-cabang yang terdiri dari rimpang induk dan rimpang cabang. Rimpang induk memiliki bentuk bulat hingga bulat telur. Rimpang cabang tumbuh di sekitar rimpang induk dengan jumlah 3-4 rimpang memanjang. Kulit rimpang berwarna kuning tua hingga coklat kemerahan, warna daging rimpang jingga atau jingga kemerahan.

Daun tumbuh pada sekitar batang dengan jumlah 2-9 helai dengan bentuk bundar memanjang sampai bangun lanset, warna daun hijau atau coklat keunguan terang sampai gelap, panjang daun 31-84 cm, lebar 10-18 cm dan panjang tangkai daun termasuk helaian 43-80 cm. Perbungaan lateral, tangkai ramping dan sisik berbentuk garis. Bentuk bulir bulat memanjang, panjang 9-23 cm, lebar 4-6 cm, berdaun pelindung banyak yang panjangnya melebihi atau sebanding dengan mahkota bunga. Kelopak bunga berwarna putih berbulu, panjang 8-13 mm, mahkota bunga berbentuk tabung dengan panjang keseluruhan 4,5 cm, helaian bunga berbentuk bundar telur atau bundar memanjang, berwarna putih dengan ujung yang berwarna merah dadu atau merah, panjang 1,25-2 cm dan lebar 1 cm.

#Perbedaan Temulawak dan Kunyit


Perbedaan Temulawak dan Kunyit (sumber: danperbedaan)
Nah, biasanya ada beberapa orang yang tidak terbiasa dengan rempah-rempah asli Indonesia ini sehingga sulit membedakan antara temulawak dan kuyit. Berikut beberpa perbedaan temulawak dan kunyit :
  • Temulawak umumnya memiliki warna kuning orange yang lebih pudar dengan guratan hitam yang kontras di bagian kulit rimpangnya, sementara kunyit cenderung berwarna orange cerah yang sangat mencolok.
  • Temulawak cenderung memiliki sedikit rasa pahit pahang, sedangkan kunyit mempunyai sedikit rasa manis.
  • Aroma kunyit cenderung lebih kuat dan khas dibandingkan aroma temulawak. Kita bisa mencoba mencium bagian dalam kedua rempah ini untuk merasakan bau keduanya.
  • Bentuk tanaman temulawak dan kunyit juga sangat mirip. Hal ini wajar karena kedua tanaman ini termasuk ke dalam keluarga yang sama, yakni keluarga jahe-jahean (Zingiberaceae). Kendati begitu, jika jeli memperhatikan, terlihat adanya garis hitam di tengah daun temulawak. Sementara daun kunyit cenderung berwarna polos.
  • Temulawak memiliki prosentase 68% kurkumin, sedangkan kunyit memiliki prosentase 47% kurkumin.
#Kandungan dan Manfaat Temulawak

Kita perlu tahu bahwa Pak Presiden Joko Widodo biasa mengonsumsi Jamu Temulawak. Beliau mengonsumsinya secara rutin untuk menjaga kondisi tubuh dalam beraktivitas sepanjang hari. Boleh kita bayangkan betapa sibuknya beliau sehingga memang sangat perlu untuk menjaga kesehatan tubuh. Pak Jokowi juga menyampaikan bahwa temulawak dapat memperbaiki fungsi hati (liver) dan pencernaan lainnya. Ibu Iriana Jokowi lah yang biasanya membuatkan Jamu Temulawak untuknya. Seperti kita ketahui bahwa Pak Jokowi dan Ibu Iriana ini berasal dari Solo yang masih kental dengan budaya dan tradisi. Beliau membuat jamu dengan membeli bahannya sendiri di pasar untuk kemudian diseduh dan diminum.
Sari Temulawak Herbadrink tinggal seduh (dok.pribadi)
Sebagai momblogger yang seringkali menulis pada malam hari saya cocok sekali dengan sari temulawak. Jujur kadang aktifitas sebagai mommy sendiri sudah cukup banyak menyita waktu dan membuat stress bertambah, apalagi di malam hari seringkali masih harus beraktivitas. Saya kadang bermasalah dengan sakit maag alias asam lambung yang meningkat. Sari temulawak ini membantu saya memperbaiki fungsi pencernaan dengan merangsang produksi empedu sehingga aktifitas lambung kembali lancar. Rasanya memang lebih nyaman di perut ketika rutin mengonsumsi sari temulawak. Jadi buat sobat yang biasa dengan banyak aktivitas yang seringkali memicu stress hingga berpengaruh pada asam lambung yang meningkat, recomended banget yah untuk rutin mengonsumsi sari temulawak.
Suami juga mengonsumsi Sari Temulawak Herbadrink (dok.pribadi)
Demikian pula dengan suami, saat ini mengonsumsi Herbadrink Sari Temulawak. Dengan mengonsumsi sari temulawak membuatnya merasa lebih sehat karena aktivitasnya sehari-hari bekerja di kantor didukung oleh ramuan tradisional yang khasiatnya sudah terkenal sejak lama. Mengonsumsi Herbadrink Sari Temulawak juga sangat mudah, hanya dengan menyeduh satu sachet 7g ke dalam 150mL air panas atau dingin dan bisa langsung diminum. Herbadrink Sari Temulawak ini merupakan ekstrak Temulawak yang setara dengan rimpang Temulawak 1200mg dan bahan lainnya hingga 7g. Suami memilih Herbadrink Sari Temulawak yang Sugar Free karena dia memang mengurangi konsumsi gula, jadi pas sekali ada yang bebas gula.
Ada 2 pilihan Sari Temulawak Herbadrink, yang biasa dan bebas gula (sumber:webherbadrink)
Agar lebih mengenal kandungan dan manfaat Temulawak, mari kita bahas beberapa senyawa kimia yang terkandung di dalamnya. Seperti yang banyak kita ketahui bagian dari tanaman temulawak yang biasa dimanfaatkan adalah rimpangnya. Bagian rimpang ini mengandung beberapa senyawa kimia, diantaranya :

#Kolagoga

Kolagoga adalah zat yang berfungsi sebagai peluruh atau penghancur batu empedu. Batu empedu merupakan penyakit yang terjadi di saluran atau kandung empedu. Aktivitias kolagoga rimpang temulawak ditandai dengan meningkatnya produksi dan sekresi empedu yang bekerja kolekinetik dan koleretik. Kerja kolekinetik dilakukan oleh fraksi kurkuminoid, sedangkan kerja kolerotik dilakukan oleh komponen dari fraksi minyak atsiri.

Dengan meningkatnya pengeluaran cairan empedu maka partikel padat dalam kandung empedu berkurang. Keadaan ini akan mencegah terjadinya masalah pada fungsi hati (seperti batu empedu) karena mampu mengurangi kolik empedu, perut kembung akibat gangguan metabolisme lemak, dan menurunkan kadar kolesterol darah yang tinggi. Sehingga temulawak mampu pula menjaga fungsi lambung dan meningkatkan fungsi sistem pencernaan tersebut.

#Kurkuminoid (0,8-2%) : terdiri atas kurkumin dan desmetoksikurkumin.

Kurkumin merupakan salah satu senyawa yang diisolasi dari tanaman Curcuma sp dan pemberi warna kuning pada tanaman. Temulawak memiiki prosentase 68% kurkumin lebih banyak dari pada kunyit yang hanya berkisar 47% kurkumin. Temulawak memiliki kandungan kurkumin sebagai agen antiinflamasi yang dapat mengurangi radang sendi pada tubuh. Kurkumin ini nantinya akan menghambat pembentukan dan transportasi mediator radang yang disebut prostaglandin (PGE2). Temulawak dapat digunakan sebagai obat alami pereda radang sendi. Menurut studi, pasien yang mengkonsumsi kurkumin menunjukkan berkurangnya rasa sakit akibat radang sendi atau arthritis tanpa efek samping yang berarti.

Kurkumin pada temulawak juga dapat menghambat pembekuan atau pembentukan penggumpalan platelet darah, yang dimediasi melalui faktor pengaktivasi platelet (platelet activating factor, PAF), asam arakhidonat (arachidonic acid, AA), tromboksan A2 (thromboxane A2, TXA2) dan pensinyalan Ca2+yang bisa menyebabkan penyakit stroke dan serangan jantung.

Selain itu kandungan kurkumin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total (Lemak Darah). Khasiat temulawak menurunkan kolesterol ini tentu berdampak baik untuk kesehatan jantung serta sistem kardiovaskuler dalam tubuh karena menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik.

#Minyak atsiri (3-12%)

Minyak atsiri, atau dikenal juga sebagai minyak esensial (essential oil), serta minyak aromatik (aromatic oil), adalah cairan minyak pada suhu ruang namun mudah menguap sehingga memberikan aroma yang khas. Minyak atsiri temulawak mengandung ar-kurkumen, xanthorrhizol, beta-kurkumen, germakren, furanodien, furanodienon, ar-turmeron, β-atlanton, d-kamfor. Minyak atsiri dapat difungsikan sebagai penekan pembengkakan jaringan dan meningkatkan produksi getah empedu. Minyak atsiri juga bisa membunuh mikroba. Selain itu kandungan minyak astiri pada temulawak yang berperan sebagai karminativum, berfungsi membantu meningkatkan selera/ nafsu makan. Karena itu, banyak orang yang memanfaatkan sari atau jamu temulawak untuk menambah nafsu makan anaknya yang tidak doyan makan.

Salah satu komponen minyak atsiri utama pada temulawak berupa Xanthorrhizol menjadi komponen spesifik yang tidak ditemui dari golongan Curcuma lain. Xanthorrhizol berfungsi sebagai antifungi, antibakteri, antioksidan dan antiinflamasi. Xanthorrizol yang diketahui mampu melambatkan aktivitas enzim pemicu aterosklerosis (MMP-9). Aterosklerosis adalah  kondisi dimana pembuluh arteri mengeras karena berbagai alasan.Hal ini tentu membawa harapan bagi para ilmuwan untuk mengembangkan obat aterosklerosis dari bahan aktif dalam temulawak yang tanpa efek samping. Xanthorrhizol dalam temulawak juga mampu membasmi bakteri patogen penyebab karang gigi.

#Pati (30-40%)

Temulawak dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat dengan mengambil patinya, kemudian diolah menjadi bubur makanan untuk bayi dan orang-orang yang mengalami gangguan pencernaan. Selain itu, kandungan Glikosida yang merupakan zat kompleks yang mengandung gula dan non-gula yang ditemukan pada beberapa tumbuhan berfungsi sebagai sarana pengobatan dalam arti luas seperti obat jantung, pencahar, pengiritasi lokal, analgetikum dan penurunan tegangan permukaan.

#Flavonoid : katekin, epikatekin, kuersetin, myrsetin, kampferol, apigenin, luteolin, dan naringenin.

Flavonoid adalah sejenis senyawa fenolik, terdiri dari kerangka flavon 15 atom karbon heterosiklik dengan variasi jumlah fenolik, metoksi dan subtitusi lain yang sebagian besar dapat dijumpai pada tumbuhan. Flavonoid berfungsi sebagai antioksidan yang secara signifikan dapat menangkal dampak buruk radikal bebas. Radikal bebas sendiri merupakan salah satu faktor utama pemicu berkembangnya sel-sel tumor maupun kanker dalam tubuh.

#Temulawak Solusi untuk Menjaga Fungsi Hati dan Pencernaan
Fungsi Hati dalam Pencernaan (dok.pribadi)
Hati adalah organ yang vital bagi tubuh manusia dan vertebrata (hewan bertulang belakang). Fungsinya diantaranya menawarkan dan menetralisir racun, mengatur sirkulasi hormon, mengatur komposisi darah yang mengandung lemak, gula, protein, dan zat lain. Kemudian fungsi hati dalam sistem pencernaan ada tiga yaitu :
  1. Hati sebagai penghasil empedu, yang sangat diperlukan dalam proses pencernaan untuk memecahkan lemak. Hati bertugas untuk membuat empedu dan menyimpannya pada kantong empedu. Ketika seseorang mengkonsumsi suatu makanan yang berlemak, maka kandung empedu akan melepas cairan empedu ke lambung untuk membantu asam memecahkan lemak yang terdapat pada lambung.
  2. Hati bertugas untuk memproses nutrisi dan juga racun, dimana saat seseorang makan, maka lambung dan juga usus halus akan mencerna makanan tersebut. Makanan yang telah dipecahkan akan segera diserap pada dinding usus kemudian menuju ke hati. Hati akan memecah zat tersebut untuk dapat diolah lebih lanjut oleh organ pencernaan selanjutnya. 
  3. Hati sebagai penerima dan juga penghasil glukosa, dimana Glukosa yang diterima atau di hasilkan oleh hati kemudia akan di gunakan untuk proses pencernaan di dalam usus halus.
Jika terserang penyakit liver (hati), sejumlah gejala seperti kulit dan mata berwarna kekuning-kuningan, air kemih yang dikeluarkan berubah menjadi warna kuning gelap atau kuning pekat disertai bau yang menyengat, penurunan nafsu makan bahkan sampai kehilangan nafsu makan.

Untuk mencegah penyakit liver (hati) yaitu dengan menjaga pola hidup sehat dengan cara makan secukupnya, makan makanan yang sehat (hindari alkohol dan makanan berkolesterol), banyak bergerak dan berolahraga. Mengonsumsi Sari Temulawak secara rutin mampu menjaga fungsi hati, karena di dalam temulawak terkandung zat kolagoga,dst (seperti yang telah disebutkan sebelumnya) yang berfungsi sebagai penghancur dan peluruh empedu. Dengan menjaga fungsi hati, maka peraninya terhadap pencernaan akan terjaga karena hati termasuk organ yang cukup vital/ penting bagi pencernaan yang kemudian akan sangat berpengaruh hingga seluruh bagian tubuh kita.

#Resep Sari Temulawak dari Herbadrink

Temulawak Exotic Drink.

Bahan :
  • 1 sachet Sari Temulawak Herbadrink
  • 1 helai daun pandan (potong kasar)
  • Buah Nanas secukupnya (potong kotak)
  • 1 sdm biji selasih siap pakai
  • Es Batu secukupnya.

Cara Membuat :
  • Masukkan 1 Sachet Sari Temulawak Herbadrink 
  • Tambahkan irisan Daun Pandan
  • Campurkan dengan 100ml Air
  • Aduk rata 
  • Tambahkan potongan Nanas
  • Masukkan 1sdm Biji Selasih
  • Es Batu Secukupnya
  • Temulawak Exotic Herbadrink siap disajikan
  • Porsi : 1 orang
Minuman Kesehatan Herbadrink (dok.pribadi)

sumber :
http://nasional.kompas.com/read/2015/05/25/14422451/Jokowi.Lebih.17.Tahun.Saya.Minum.Temulawak.Jahe
https://www.deherba.com/apa-saja-kegunaan-temulawak-yang-bermanfaat-bagi-anda.html
http://herbadrinknatural.com/saritemulawak/
https://suryantara.wordpress.com/tag/temulawak-obat-gerd-asam-lambung-akut/
https://id.wikipedia.org/wiki/Temu_lawak
https://en.wikipedia.org/wiki/Curcuma_zanthorrhiza
http://danperbedaan.blogspot.co.id/2016/06/perbedaan-temulawak-dan-kunyit.html (gambar perbedaan temulawak dan kunyit)
http://bibitbunga.com/temu-lawak/ (gambar pohon temulawak)
http://diasdiari.blogspot.co.id/2013/10/kolagoga-dan-antispasmodik.html
http://www.informasi-pendidikan.com/2015/08/fungsi-hati-dalam-sistem-pencernaan.html (gambar hati dan pankreas)
https://id.wikipedia.org/wiki/Jamu (gambar Embok Jamu)

Herbadrink Blog Compeition: Life Style Story with Sari Temulawak

You Might Also Like

11 komentar

  1. Saya sering dan hampir tiap hari minum jamu temulawak sama mbok-mbok gendong yang lewat depan rumah. Stamina selalu terjaga dan fit terus.

    BalasHapus
  2. wah bagus banget tuh buat kesehatan, apalagi yang aktifitasnya padat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas. Soalnya kalau aktivitas oadat suka jarang perhatikan kesehatan mah

      Hapus
  3. Dari jaman sekolah aku udh dipaksa minum ini ama papa :).. Soalnya jaman sekolah kan msh srg begadang dan padat kegiatan.. Jd utk menjaga ttp sehat, ga kena liver, hrs minum temulawak.. Aku jg minumin madu temulawak ke anakku mba utk daya tahan ama napsu makannya :).. Emg bagus kok khasiat temulawak ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip mbak. Anak-anak kita juga harus tau dan mulai kita kenalkan jamu asli indonesia macam temulawak ini

      Hapus
  4. aku uda cobain mba dan lebih suka diseduh air dingin herbadrinknya suami n anak jg minum 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makin seger memang kalo pakai air dingin.apalagi buat berbuka puasa..😍

      Hapus
  5. Aku udah pernah nyoba produk sejenis tapi beda merk. Enak juga rasanya, mb

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang pasti konsumsi temulawak turut melestarikan budaya kita yah mbak

      Hapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus