Sobat blogger, adakah diantara sobat sekalian yang pernah mendengar bahwa suami-istri terpisah jarak tahun berangkat haji sehingga tidak da...

Cara Penggabungan Suami-Istri Jamaah Haji (contoh 2016)

By 22.35 , , , , , , , ,

Sobat blogger, adakah diantara sobat sekalian yang pernah mendengar bahwa suami-istri terpisah jarak tahun berangkat haji sehingga tidak dapat berangkat bersama alias sekalian? Bisa jadi karena uang berangkat haji baru terkumpul untuk suami sehingga istri mengalah. Atau mungkin istri telah mendaftar saat masih gadis dan berangkat ketika sudah menikah.

Banyak kemungkinan. Namun seperti kata ibu saya, "Kalo berangkat sendiri itu nelongso ndhuk, kalo sekalian seneng bisa ada yang mendampingi selama di sana". Subhanalloh..

Nah kali ini berhubungan dengan penggabungan suami-istri ini saya ingin berbagi informasi cara membuat permohonan ke depag. Karena (masih seperti cerita ibu) banyak masyarakat yang belum tahu bahwa penggabungan suami-istri melalui depag ini GRATIS alias TIDAK DIPUNGUT BIAYA samasekali.


Yang banyak diketahui adalah mereka harus membayar sejumlah uang (bisa hingga 10juta an/ orang) untuk bisa pergi bersama suami/ istrinya. Namun tentu ada syarat yang harus dipenuhi, yuk mari saya uraikan.

Yang pertama harus dilakukan adalah mengecek tahun mendaftar suami/ istri yang akan diajukan penggabungan. Untuk penggabungan di tahun 2016 ini setidaknya suami/ istri harus sudah mendaftar sebelum tanggal 1 Januari 2014 (jadi paling akhir mendaftar di desember 2013 atau 3 tahun sebelumnya).

Kedua, suami/ istri yang mengajukan penggabungan sudah harus melakukan pelunasan BPIH di tahun 2016 tersebut (tahun keberangkatan sesuai porsi haji) pada pelunasan tahap I.

Ketiga, membuat surat permohonan penggabungan suami-istri dan melengkapinya dengan lampiran fotocopy KTP, KK, Akta Lahir, Akta Nikah, Passpor (jika sudah punya) BPIH dan SPPH suami/ istri yang diajukan, BPIH pelunasan suami/ istri yang mengajukan.

Keempat, setelah menyerahkan surat permohonan penggabungan suami -istri maka depag akan memanggil pihak yang diajukan untuk mem-verifikasi data. Biasanya akan mendapat undangan langsung melalui KUA kecamatan untuk kemudian membuat surat pernyataan tanggungan jawab mutlak atas kebenaran telah mengajukan penggabungan (dengan menandatangani materai tempel) dan atas keabsahan surat yang dilampirkan (dengan membawa surat aslinya ; KTP asli, KK asli, dst).

Kelima, jika sudah melalui tahap verifikasi maka tinggal menunggu info dari depag. Terus berdo'a.. Berdo'a dan Berdo'a, karena permohonan bisa dikabulkan atau tidak tergantung banyak faktor salah satunya jika sisa kuota untuk masing-masing wilayah setelah pelunasan tahap I lebih besar atau sama dengan jumlah pemohon untuk penggabungan suami-istri (termasuk juga penggabungan anak dan pendamping lansia). 

Kemudian silakan dipantau lewat website apakah data jamaah reguler yang boleh melakukan pelunasan tahap II sudah keluar. Pada tanggal dimulainya pelunasan tahap II (yaitu pelunasan bagi penggabungan suami/ istri, dst) kita bisa langsung menanyakan informasinya ke depag langsung melalui telpon dengan menyebutkan nama dan alamat yang diajukan untuk digabung suami/ istri. KUA juga akan menyampaikan surat pemberitahuan bahwa yang bersangkutan telah bisa melakukan penggabungan suami-istri dan agar segera melakukan pelunasan BPIH serta daftar ulang di depag karena pelunasan tahap II waktunya lebih singkat.

Untuk pelunasan bagi jamaah haji yang diajukan untuk penggabungan baik suami/ istri ini prosesnya sama seperti pelunasan tahap I, dapat dibaca disin yah. 

Yang paling penting adalah sering-sering mencari informasi secara mandiri baik melalui website haji depag atau datang langsung di kantor urusan haji masing-masing wilayah. Sampaikan maksud sobat dengan baik dan santun, Insyaalloh petugas di sana akan membantu sepenuh hati. ♥

Semoga informasi ini bermanfaat dan mendapatkan haji yang mabrur. Aamiin.


Contih surat permohonan
Contoh undangan verifikasi 
Contoh lembar pernyataan
Contoh pemberitahuan pelunasan tahap II

You Might Also Like

6 komentar

  1. Terimakasih infonya. Sangat bermanfaat (:

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah.. Terimakasih pak sudah berkunjung dan membaca (:

      Hapus
  2. bpak / ibu ,assalamualaikum saya ingin bertanya , ibu saya sudah daftar haji 2 tahun yang lalu umur ibu saya 51 tahun , dan ayah saya sudah meninggal , dan saya ingin juga mendaftar haji sekarang , tapi kira2 bisa tidaknya agar bisa brangkt bersama ibu saya ,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insyaalloh bisa mas/ mbak. Jika baru daftar 2 tahun lalu perkiraan masa tunggu keberangkatan kan masih lebih dari 5 tahun. Jadi sangat mungkin bisa mendampingi ibunda jika segera daftar 👍

      Hapus
  3. Tengkyu mak isti..infonya sangat bermanfaat 😊 aku lg cari info ini dan terdampar di blog teman sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah mama tayo.. Mau mendampingi ayahanda kah mak arifah.. Semoga lancar njih mak 🙏👍😇

      Hapus